Terikat Kontrak, Akankah Pasar Wonokriyo Bernasib Sama Seperti Pasar Baledono?
Ekonomi

Terikat Kontrak, Akankah Pasar Wonokriyo Bernasib Sama Seperti Pasar Baledono?

Gombong,(kebumen.sorot.co)--Usai mengalami kebakaran cukup berat, nasib Pasar Wonokriyo Gombong saat ini cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, Pemkab Kebumen jika ingin membangun kembali pasar tersebut harus menghadapi kendala yang serius. Hal ini terjadi lantaran Pasar Wonokriyo dibangun oleh pihak ketiga yaitu PT Karsa Bayu Bangun Perkasa (KBBP) di atas tanah Pemkab Kebumen.

Adanya musibah kebakaran tersebut, menyebabkan pasar berpotensi mangkrak. Hal ini mirip dengan nasib yang terjadi dengan Pasar Baledono Purworejo yang terbakar tahun 2013 silam yang juga dibangun oleh PT KBBP. Pasar Baledono mangkrak pembangunannya hingga tiga tahun usai terbakar dan baru dibangun tahun 2017 ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nugroho Tri Waluyo mengatakan, Pasar Wonokriyo terikat kerja sama dengan PT Karsa Bayu Bangun Perkasa hingga 2025. Kerjasama ini telah berlangsung sejak 1995, atau dalam arti kerjasama yang dilakukan selama 30 tahun lamanya.

Kerja samanya PT KBBP membangun pasar dan pedagang menggunakan. Perjanjian Hak Guna Bangunan di atas Hak Pengelola Lahan (HPL) hingga 2025,” ungkapnya, Sabtu (09/09/2017).

Dijelaskannya, adanya kerja sama tersebut membuat Pemkab tidak dapat langsung membangun Pasar Wonokriyo dengan APBD. Menurutnya, jika pemerintah yang akan membangun tentunya harus ada dasar hukum yang jelas. Pasalnya dalam perjanjian, pasar akan dikembalikan setelah kontrak selesai.

Kami akan mengkaji perjanjian yang dilakukan antara pedagang dan PT KBBP. Kami akan berusaha semaksimal mungkin mencari solusi terbaik musibah ini,” tandasnya.