Ganjil, Spanduk HUT RI Milik Assidiqiyah Diturunkan Petugas
Peristiwa

Ganjil, Spanduk HUT RI Milik Assidiqiyah Diturunkan Petugas

Adimulyo,(kebumen.sorot.co)--Peringatan HUT RI ke-72 tahun 2017 disambut suka cita semua masyarakat, tidak terkecuali di Kabupaten Kebumen. Selain memasang umbul-umbul, bendera, dan merias gapura, bentangan spanduk ucapan HUT RI juga memadati setiap sudut jalanan di Kabupaten Kebumen.

 

Namun, karena spanduk yang satu ini berbeda, maka petugas dari Polsek Adimulyo dan Koramil Adimulyo menurunkan paksa spanduk ucapan HUT RI ke-72 di Adimulyo, Senin (14/8/2017) sore. Meskipun berlatar merah putih sebagaimana umumnya namun kalimat di spanduk tersebut dianggap ganjil.

 

Dalam spanduk itu tertulis Ingat! 17 Agustus Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia, 18 Agustus Hari Lahirnya NKRI. Tegas dan Lantangkan.!!! Selamat Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke 72 (17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2017) Bukan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Iya kemarin petugas menurunkan spanduk ucapan HUT RI di Adimulyo,” ungkap Kasat Intel Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu, Selasa (15/08/2017).

Dijelaskannya, untuk pemasang spanduk tersebut adalah Sutrisno warga Adimulyo yang beralasan hal itu merupakan instruksi dari DPP Assidiqiyah. Jika hal itu benar, maka dimungkinkan di semua daerah di Indonesia juga dilakukan pemasangan spanduk yang serupa. 

Di Kebumen informasinya ada di 6 titik yaitu Adimulyo, Desa Bojongsari Alian, Desa Kedungwinangun Klirong, Desa Karangkembang Alian, Desa Wonokriyo Gombong, dan Desa Pohkumbang Karanganyar,” katanya.

Saat ini, Polsek Adimulyo masih mendalami kasus pemasangan spanduk tersebut. Untuk itu, Polsek Adimulyo memanggil Sutrisno untuk dimintai klarifikasi atas perbuatannya di Mapolsek Adimulyo.