Belasan Hari Hilang Terbawa Arus Sungai, Warga Giritirto Ditemukan Tak Bernyawa
Peristiwa

Belasan Hari Hilang Terbawa Arus Sungai, Warga Giritirto Ditemukan Tak Bernyawa

Karanggayam,(kebumen.sorot.co)--Salah satu warga RT. 02/04, Dukuh Plipitan, Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Partiah alias Sariem (46) yang hilang terbawa arus sungai desa setempat pada tanggal 13 Juni 2022 silam akhirnya ditemukan, Sabtu (25/06/2022).

Dikonfirmasi sorot.co, Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu Catur S Nugraha membenarkan adanya penemuan jasad korban yang beberapa waktu belakangan ini menjadi target pencarian oleh keluarga, warga dan tim SAR gabungan sejak beberapa saat setelah kejadian.

Lebih lanjut Catur menuturkan, korban yang hilang terbawa arus sungai desa setempat sejak 12 hari yang lalu itu ditemukan di Sungai Kalimondo, Kedung Bugel, RT 02/03, Dukuh Kedunglo, Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam sekira pukul 08.00 WIB oleh salah satu warga sekitar.

"Jadi ada warga sekitar yang sedang mencari kayu bakar disekitar sungai. Warga tersebut melihat ada kaki manusia yang tampak samar-samar. Setelah didekati dan dicek, ternyata benar, tampak sesosok mayat perempuan," terang Catur.

Warga setempat bersama tim dari BPBD Kebumen, kata Catur, kemudian segera mengevakuasi jasad korban ke tepi sungai. Tak berselang lama, tim Inafis Polres Kebumen yang datang dan melakukan identifikasi dengan disaksikan oleh pihak keluarga korban memastikan bahwa jasad tersebut merupakan jasad Partiah alias Sariem yang hilang pada beberapa waktu yang lalu.  

"Jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang warga Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Partiah (46) dan Lasini (42) dilaporkan terseret arus sungai desa setempat, Selasa (14/06/2022). Atas kejadian tersebut, satu orang korban atas nama Lasini berhasil selamat sementara satu orang lainnya, yakni korban atas nama Partiah hilang terbawa arus sungai.

Kedua korban terseret derasnya arus sungai desa setempat saat pulang dari hutan pada hari Senin (13/06) sekira pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, kedua korban hendak menyebrang sungai namun derasnya arus sungai menyeret keduanya. Korban atas nama Lasini berhasil meraih pohon sehingga dapat menyelamatkan diri. Sementara korban atas nama Partiah hilang terbawa arus sungai.

Pihak keluarga korban bersama warga dan tim SAR gabungan telah melakukan pencarian korban dengan menyisir sejumlah titik disepanjang aliran sungai, namun tak kunjung ditemukan hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa baru-baru ini.

"Jika diperhatikan lokasi sungai yang digunakan untuk menyebrang keduanya tidak terlalu besar. Namun karena kondisi hujan lebat, membuat arus sungai cukup deras hingga mampu menyapu keduanya," pungkasnya.