Spesialis Curanmor Dibekuk, Polisi Temukan Delapan Unit Kendaraan Matic
Hukum & Kriminal

Spesialis Curanmor Dibekuk, Polisi Temukan Delapan Unit Kendaraan Matic

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Jajaran Satreskrim Polres Kebumen berhasil membekuk alap-alap spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial MP (29), warga Desa Ampih, Kecamatan Buluspesantren. Selain tersangka, Satreskrim Polres Kebumen juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangannya.

MP ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian sepeda motor matic Honda Beat milik korban inisial MJ (43), warga Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren yang terjadi pada hari Selasa, (21/06/2022) lalu. 

Saat itu sepeda motor korban tengah diparkir di dekat jembatan wilayah Kecamatan Buluspesantren. Saat kejadian, yakni sekira pukul 16.30 WIB, korban tengah memancing di sungai dekat dengan jembatan. 

Tersangka mencuri sepeda motor dengan membuka paksa menggunakan kunci leter T yang sebelumnya telah disiapkan,” jelas AKBP Burhanuddin didampingi Kasat Reskrim AKP Kadek Pande Apridya Wibisana saat konferensi pers, Jumat (24/06/2022).

Melalui penyelidikan, kata Kapolres, Sat Reskrim Polres Kebumen selanjutnya berhasil mengamankan tersangka satu hari setelah kejadian sekitar pukul 05.10 WIB di Pasar Koplak Kebumen. Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan sepeda motor milik korban yang dicuri oleh tersangka.  

Mengarah ke tujuan TKP lain, saat dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik Sat Reskrim kita berhasil mengamankan tujuh unit sepeda motor lainnya yang diambil tersangka di tempat lain, paparnya.

Tersangka ini, sambungnya, merupakan spesialis pencurian sepeda motor dengan menggunakan alat kunci T. Dari tujuh sepeda motor lain yang diamankan pihaknya, beberapa sudah teridentifikasi pemilik kendaraan tersebut. 

Beberapa sudah diketahui siapa pemilik sepeda motor ini. Namun kami juga masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini, jelas Kapolres sembari menunjukkan barang bukti sepeda motor hasil curian tersangka.

Kapolres menambahkan, dalam melancarkan aksinya, tersangka tidak sendirian, tersangka beraksi bersama kakak kandungnya yang kini berstatus DPO. Hasil curian tersangka dijualnya baik melalui online maupun offline. Kepada polisi, tersangka telah mengakui semua perbuatannya.

Dari kasus itu, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman pidana kurungan paling lama 5 tahun penjara. 

Kepada warga masyarakat sekitar Kebumen yang merasa pernah kehilangan sepeda motor bisa melakukan pengecekan di Polres Kebumen untuk mempercepat identifikasi pemilik kendaraan, tutupnya.