Diduga Dibunuh, Janda Muda Tewas Bersimbah Darah
Hukum & Kriminal

Diduga Dibunuh, Janda Muda Tewas Bersimbah Darah

Karanganyar,(kebumen.sorot.co)--Warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Karanganyar dikejutkan dengan temuan sosok perempuan bersimbah darah, tepatnya di dekat musala, Jalan Revoulusi, sebelah barat palang pintu rel kereta api kelurahan setempat, Kamis (23/06/2022) malam. 

Informasi yang dapat dihimpun sorot.co, wanita malang berinisial SP (27) yang berstatus janda itu pertama kali ditemukan bersimbah darah oleh warga setempat dengan luka di bagian belakang kepalanya. 

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, peristiwa yang menimpa ibu dari dua anak tersebut terjadi pada Kamis (23/06/2022) sekira pukul 23.30 WIB. Sebelum ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, SP diketahui tengah asyik telepon dengan pacarnya di warung ayahnya, tak jauh dari lokasi penemuan. 

Sesaat setelah itu, SP kemudian pamit hendak buang air kecil di toilet musala At-Taqwa yang berjarak kurang lebih sekira 300 meter dari warung ayahnya. SP juga pamit dengan pacarnya dan memintanya untuk tidak menutup sambungan telfon.

Setelah SP keluar dari toilet musala tiba-tiba terdengar ia berteriak histeris meminta tolong. Warga setempat yang mendengar suara teriakan SP pun lantas mencari keberadaan sumber suara itu.

Setelah mendekat, warga menemukan SP dengan posisi telungkup bersimbah darah di bawah pohon pisang. Pacar korban yang datang ke lokasi bersama warga setempat lantas segera membawa SP ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng. 

Pacar korban datang, kemudian bersama warga membawa korban dengan menggunakan mobil pick yang kebetulan melintas ke arah timur ke PKU Muhammadiyah Sruweng,” ujar Asih (42) salah satu warga setempat. 

Setelah penanganan dilakukan oleh tim medis, kata Asih, akhirnya sekira pukul 03.10 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan dokter, kematian korban disebabkan oleh luka serius di kepala bagian belakangnya yang diduga akibat sabetan benda tajam.  

Setelah itu, lanjut Asih, Tim Inafis Polres Kebumen datang melakukan olah TKP. Dari lokasi kejadian warga melihat ditemukan ada sebilah kampak yang diduga alat untuk melakukan kekerasan kepada korban.

Saya kurang tahu persisnya, tapi di dekat korban ada kampak. Korban aslinya warga RT 01/05, Dukuh Karangjati, Desa Karangpule, Kecamatan Sruweng yang mau menikah bulan depan. Di sini warung tempat ibunya berjualan, dan infonya mau dimakamkan di sana, katanya.

Terpisah, Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Kapolres mengatakan, dugaan sementara, peristiwa tersebut merupakan pencurian dengan kekerasan (curas). 

Intinya kami Polres Kebumen sedang melakukan penyelidikan siapa pelakunya. Barang yang hilang milik korban satu unit HP,” jelas Kapolres.